Kamu lemah!
Hanya tumpukan tulang dan daging.
Kamu lihat betapa mudahnya kamu terbakar?
Kotamu menjadi abu, tentaramu hancur, dihancurkan oleh satu-satunya musuh yang kamu takuti.
Kami akan menikmati teriakanmu.
Teriakanmu akan bergema di benak kami saat kami menyaksikan rakyatmu menjadi abu.
Tidak ada orang yang akan ingat kamu lagi, tidak akan ada yang tahu bahwa kamu pernah ada di dunia ini.